Minggu ini...dua peristiwa sedih membekas dihati saya. Berpulangnya ayahanda sahabat saya dan peristiwa nahas yang menimpa joy flight pesawat Sukhoi. Saya memang tak mengenal satu pun keluarga dari korban Sukhoi. Tapi membayangkan kesedihan mereka membuat saya sering tak kuasa menahan airmata. Saya tak bisa membayangkan kepanikan mereka, pengharapan mereka akan adanya mukjizat yang menyelamatkan para korban, keresahan menanti kepastian kabar....ahh sedih sekali. Apalagi malam ini..berita terakhir mengatakan bahwa 12 korban telah ditemukan...entah bagaimana perasaan mereka :(
Sejenak saya juga membayangkan apa perasaan para korban sesaat sebelum naas menjemput mereka. Joy Flight yang seharusnya menyenangkan ternyata berakhir tragis.
Dan saya pun semakin tersadar...bahwa manusia tak ada apa apanya didunia ini. Sehebat apapun kita tak akan pernah bisa menentang kehendakNya. Ahh, dan saya pun malu. Akan kesombongan saya yang tak pernah saya sadari. Saya malu...krn seringkali mengeluh dan lupa untuk bersyukur. Saya malu karena tak pernah bisa dengan baik memanfaatkan berkah yang telah Allah beri dalam hidup saya. Ampuni saya ya Rabbi...
Dan kembali...malam ini, doa yang panjang saya tujukan untuk para korban Sukhoi dan keluarganya.
"Hendaknya kita menyadari bahwa musibah yang menimpa kita
bukanlah untuk memusnahkan kita, sesungguhnya kehadiran musibah
tersebut hanyalah untuk menguji sampai dimanakah kesabaran kita"(Ibnu
Qayyim).a.
Semoga smua peristiwa ini menyadarkan kita akan kebesaranNya.
My Beautiful Life
"Hendaknya kita menyadari bahwa musibah yang menimpa kita bukanlah untuk memusnahkan kita, sesungguhnya kehadiran musibah tersebut hanyalah untuk menguji sampai dimanakah kesabaran kita"(Ibnu Qayyim). Roda kehidupan tak pernah berhenti berputar. Setiap manusia selalu mengalami perputarannya. Saat duka menghampiri, janganlah bersedih..yakinlah bahwa bahagia akan segera menghampirimu. Sesungguhnya kehidupan ini selalu indah bila kita pandai bersyukur dan mencari hikmah dalam setiap kejadian.
Friday, May 11, 2012
Tuesday, May 08, 2012
Mereka....
Tak tahu harus memulai cerita darimana. Tapi seharian ini adalah hari yang menyedihkan. Sahabat dikantor mendapat musibah ditengah kegembiraannya setelah kelahiran jagoan kecilnya. Ayahanda tercinta berpulang ke Rahmatullah dihari yang seharusnya membahagiakan ini. Seketika kegembiraan yg tercipta berganti dengan kesedihan :(.
Dan seketika saya merasa disadarkan kembali oleh Allah...bahwa hidup manusia tidaklah abadi. Hari perpisahan pastilah akan terjadi, tanpa kita tahu kapan datangnya.
Berurailah airmata saya...melihat perpisahan yang terjadi hari ini sekaligus mengingat bahwa suatu saat saya pun akan mengalaminya.
Betapa saya teringat...hingga saat ini belum mampu membahagiakan kedua malaikat yang saya miliki. Padahal cinta kasih mereka telah membanjiri hati ini seumur hidup saya, untaian doa mereka selalu menemani setiap langkah saya.
Mereka anugerah terbaik dan terindah yang telah Allah berikan untuk Hamba. Dalam ridlo mereka terdapat ridlo Allah.
Rabb...panjangkan kebersamaan kami. Beri Hamba kemampuan untuk dapat slalu membahagiakan mereka. Aamiin
Tuesday, November 15, 2011
CintaMu..
Lelah...kadang terbersit dalam hati. Dan tiap kali kata itu muncul, seolah tubuh ini dialiri gelombang negative. Mendadak terasa lunglai.
Begitu banyak harapan, keinginan yang tak mampu tercapai. Sehingga perjalanan jadi terasa melelahkan krn kecewa,penyesalan menodai semangat yg semakin redup.
Dan saat diri sedang bercengkrama dengan lelah...tiba tiba seorg nenek duduk disampingku dalam sebuah bus. Saya tak mengenalnya..tapi beliau menuturkan cerita hidupnya yg penuh hikmah tanpa diminta. Seolah tau semua kegalauan saya...beliau menepuk nepuk pundak saya dan berkata...tenanglah...Allah slalu bersama orang orang yg slalu mengingatNya. Sejenak, jiwa mellow saya tergetar. Betapa ENGKAU sangat mencintaiku ya,Rabb. Bahkan disaat diri ini terlupa akan smua nikmatmu, KAU kirimkan nenek tua ini untuk berkisah tentang kasih sayangMU. Sungguh cintaMU yg paling sejati...jgn pernah biarkan hamba menjauh dariMu ya Rabb...
Begitu banyak harapan, keinginan yang tak mampu tercapai. Sehingga perjalanan jadi terasa melelahkan krn kecewa,penyesalan menodai semangat yg semakin redup.
Dan saat diri sedang bercengkrama dengan lelah...tiba tiba seorg nenek duduk disampingku dalam sebuah bus. Saya tak mengenalnya..tapi beliau menuturkan cerita hidupnya yg penuh hikmah tanpa diminta. Seolah tau semua kegalauan saya...beliau menepuk nepuk pundak saya dan berkata...tenanglah...Allah slalu bersama orang orang yg slalu mengingatNya. Sejenak, jiwa mellow saya tergetar. Betapa ENGKAU sangat mencintaiku ya,Rabb. Bahkan disaat diri ini terlupa akan smua nikmatmu, KAU kirimkan nenek tua ini untuk berkisah tentang kasih sayangMU. Sungguh cintaMU yg paling sejati...jgn pernah biarkan hamba menjauh dariMu ya Rabb...
Subscribe to:
Posts (Atom)